Cara mudah membaca laporan keuangan

Laporan Keuangan adalah salah satu dashboard penting dalam bisnis anda. Di Laporan tersebut anda bisa lihat bisnis anda selama ini berkembanga atau tidak , Assetnya bertambah atau tidak, Profit atau tidak. Atau yang paling bahaya adalah di Laporan Profit/Loss anda Profit akan tetapi Arus Kas Anda Nol besar atau bahkan Minus.. Hal Seperti ini pengusaha harus memperdalaminya. Tidak harus detail, setidaknya 3 laporan keuangan penting : Seperti Balance Sheet, Profit Loss, dan Arus Kas harus di pahami pengusaha.  Check This Out

Apa Tujuan dari dibentuknya Management / Tim ?

Tujuannya adalah :

  1. Tim Management membuat suatu keputusan dalam rapat,
  2. Kemudian Meng-aplikasikannya
  3. Disitulah muncul sebuah angka- angka ( Seperti angka penjualan, biaya marketing yang keluar dll )

Dalam Suatu Bisnis Asset salah satu hal penting .. Lokasinya berada pada balance sheet ..

Dan Apakah Tujuan adanya Asset ???

  1. Dengan adanya Asset berarti kita memiliki tempat usaha misalnya rumah yang kita baru beli untuk usaha
  2. Dengan Rumah itu ( Asset ) diharapkan akan menghasilkan Penjualan ( Sales )
  3. Dan dengan adanya Sales akan masuk Arus Kas .. Dan Arus Kas inilah jantungnya usaha kita..Tanpa Arus Kas usaha anda tidak akan jalan.
  4. Arus Kas inilah yang nanti akan digunakan untuk pengembangan bisnis berikutnya yaitu dengan membeli asset kembali
Laporan Keuangan itu ternyata cuma ada 3 yang penting yaitu :

  1. Balance sheet
  2. Profit/Loss
  3. Arus Kas ( CashFlow )

Cara Membaca gambar Laporan Keuangan  diatas sederhana dan Mudah :

  1. Hal pertama yang paling mudah dilakukan adalah buat Laporan Laba. Rugi dulu ( karena anda biasanya selalu penasaran dengan untung gak sih usaha saya ? hehe )
  2. LAporan LAba/Rugi mudah : Sales – Biaya = Profit
  3. Nah Profit ini akan masuk ke Balance Sheet dibagian owner’s Equity
  4. Dari situ akan timbul Cash di Balance sheet ..Tentu saja dari hasil penjualan cash pada lap laba/rugi
  5. Cash inilah yang ditempatkan di Laporan CashFlow pada saldo Akhir
  6. Simple Bukan ??

Nah untuk gambar dibawah ini adalah gambaran besar apa sih isi didalan Balance Sheet, Profit /Loss dan Cash Flow ???

Sekali LAgi Brad Sugar Mengatakan bahwa Arus KAs Adalah jantungnya perusahaan . Apa arti Jantung bagi tubuh kita..?? Artinya jika jantung kita berhenti..Maka kita akan KO IT alias Die Die Good Bye Jalan..

Karena itu ada 4 Tes OCF penting dalam arus kas … BTW OCF apasih ?

OCF itu adalah bagian dari Laporan CashFlow

Jadi dalam LAporan CashFlow itu ada 3 yang penting yaitu :

  1. OCF = Uang kas yang masuk dan keluar dalam operasional toko : Contoh Uang masuk kas dari hasil penjualan, uang kas keluar untuk bayar listrik
  2. ICF = ICF adalah segala sesuatu yang berhubungan dengan investasi : Contoh : Kas keluar untuk beli rumah baru untuk pengembangan usaha , atau uang kas masuk hasil jual -jual mesin perusahaan ( mesin jahit misalnya ) atau kas masuk dari jual rumah
  3. FCF = berhubungan dengan bagi laba perusahaan, jika perusahaan bisa membagi laba artinya perusahaan itu sehat.
Dan 4 Tes OCF yang penting yang harus dicek supaya tau perusahaan kita sehat atau tidak adalah :

Jika usaha sudah maju.. Nah anda harus punya rumus-rumus seperti ini .. Artinya jika anda sudah memiliki Tim Kerja yang tangguh , tugas anda berikutnya adalah mengecek Dash Board usaha anda..

Jadi anda dapat memutuskan harus membuka usaha baru , atau apakah harus menutup usaha, Atau mengetahui asset yang anda beli sebenrnya bermanfaat kah ? Dll

BTW inilah yang dilakukan Warren Buffet setiap hari.. Yaitu dengan membaca laporan keuangan perusahaan-perusahaan yang akan Bufet Beli .. Dan dengan hanya membaca Laporan Keuangan dan memutuskan membeli perusahaan ataupun menjualperusahaan Warren menjadi orang terkaya ke-2 dunia bahkan pernah menjadi yang pertama.

Jika anda sudah bisa membaca analisa keuangan maka dibawah ini adalah contoh perusahaan Go Public di Indonesia .. Nah ibarat Warren Buffet perusahaan manakah yang anda akan beli dari 3 perusahaan dibawah ini : ???  TLKM = Telkom ( Speedy, Simpati dll )
BTEL = Bakrie Telcom ( Esia, Aha Intrnet Dll )
EXCL = ( XL )
Contoh penggunaan ROA ROE dibandingkan antar 1 perusahaan dengan perusahaan lain

Demikian sekilas info .. Semoga bermanfaat ..Salam sukses

** Sumber belajar di Action Coach ..>> http://www.actioncoach.com

SB1M 450 x 450 untuk dibawah artikel