Bagi para pemain saham agenda ini mungkin bermanfaat ketika ingin tahu bulan apa yang cocok untuk mengoleksi atau membuang saham..
Disclaimer On..
1. January
- 1980-an istilaha January Effect menjadi popular di Wall Street.
- Berbagai studi menunjukan jika anda mengoleksi saham bulan awal desember dan menahannya sampai January, setidaknya anda akan memperoleh keuntungan 50 %
- Kok bisa ?
- Pertama : Manager investasi berupaya menjaga performance-nya bagus, dg tidak menyimpan saham yang harganya jatuh dalam porfolio-nya hingga menjelang akhir tahun
- Kedua : adanya window dressing : kreaitfitas emiten memoles laporan keuangannya menjadi kinclong
- Januari sering disebut bulan penuh berkah .
- Saat yang tepa bagi investor retail mengikuti langkah manager investasi memperbaharui portfolio mereka.
2. Februari Kelabu
- Aksi profit taking terjadi di bulan Februari untuk menikmai untung bulan sebelumnya.
- Dari tahun 2000 – 2010 Februari adalah bulan terlemah
- Bulan Februari di sarankan menjadi penonton dulu
3. Maret – April Bergerak
- Bulan April menjadi pilihan perusahaan pelat merah BUMN untuk merilis laporan keuangan sekaligus membagi dividen.
- Biasanya investor merespon sebulan sebelumnya dengan mengoleksi saham bagus seperti ANTM,TLKM,ASII
4. Mei Rawan !!!
- Banyak aksi profit Taking !! Carefull!!
- Cermati saham yang turun drastis atau yang turun 4 hari berturut – turut
5. JUNI – Pemulihan Terlemah
- IHSG mulai pulih perlahan.
- Baik mulai pilih-pilih saham dan mengoleksi saham yg sudah turun 15 – 30%
6. JULI – Bulan Terbaik Lainnya
7. AGUSTUS- Bulan transisi
- Melanjutkan pertumbuhan
- Waspadai libur lebaran karena investor lebih suka memegang cash
8. SEPTEMBER – CERIA
- Berdasarkan catatan perumbuhan IHSG bulan september cocok untuk memulai mengoleksi saham dan di tahan sampai Januari
9. OKTOBER – Sering menjadi bulan pembawa Sial
10. NOVEMBER – DESEMBER – ADUHAI
- Kedua bulan ini plus Januari menjadi pendapatan terbesar investor, sekaligus menutupi kerugian pada bulan sebelumnya
Setidaknya ada 4 – 6 kali setahun bagi investor unuk bisa keluar masuk pasar berdasarkan kalender Akademik
Demikian sekilas Info .. Semoga bermanfaat =)
Sumber : Buku ” Hantu Saham ” By Benni Sinaga
No related posts.




