Shopping Menjadi Lifestyle Kaum Hawa di Jakarta, Diskon Menjadi Racunnya!

Kemandirian finansial wanita mendorong sifat konsumtif. Pernyataan tersebut seolah sudah menjadi fakta yang dipercaya bagi sebagian besar orang. Menjamurnya mall dan department store di kota-kota besar terutama di Jakarta menunjukkan bahwa shopping, belanja di mall adalah bagian dari gaya hidup kota besar.

Dan menurut survey sebagian besar pengunjung mall adalah kaum hawa. Gaya hidup konsumtif didorong juga oleh iklan di televisi, internet dan majalah. Mode busana dan aksesoris terbaru di iklan-iklan menjadi sumber inspirasi mode bagi para wanita. Terutama wanita karir yang butuh mengupgrade penampilan.

Iming-iming diskon di momen-momen khusus seperti lebaran, natal dan tahun baru, Ulang Tahun Kota Jakarta menjadikan pusat-pusat perbelanjaan dipenuhi para wanita pecinta mode dan busana. Kebiasaan berbelanja untuk mempercantik penampilan didorong pula oleh kebutuhan wanita tampil semaksimal mungkin di depan klien dan sesama rekan kerja.

Keinginan agar menjadi pusat perhatian menjadi salah satu sebab wanita lebih mudah mengalokasikan sebagian besar penghasilannya untuk berbelanja busana dan asesoris. Adakala gaya hidup konsumtif ini dipicu oleh kebiasaan window shopping.

Pergi ke mall selepas jam kerja, cuci mata di pusat-pusat perbelanjaan lalu menemukan baju yang dirasa menunjang penampilan menjadi suatu hal yang biasa terjadi. Godaan berikutnya datang ketika muncul pikiran bahwa baju yang baru dibeli perlu dilengkapi aseoris senada. Maka tas, sepatu senada dan asesoris perhiasan yang dianggap matching dengan busana tersebut menjadi incaran berikutnya untuk memenuhi kantong belanja.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Shares